Sergai-Trilogi News:Jalan Naga Raja menghubungkan Desa Panglong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sepanjang sekitar 7 Km yang tak kunjung dibangun oleh Pemerintah sejak Indonesia Merdeka di soroti oleh Pahala Sitorus SH.MH selaku Poltisi Senior.
Pahala Sitorus mengatakan, pemerintah harus meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat. Dikatakannya, Dalam hal membangun satu daerah tidak hanya fokus kepada anggaran pemerintah daerah. Hal itu bisa menggunakan dana CSR.
"Ini dapat diperbaiki sebenarnya, Kalau Pemerintah bisa meminta pihak PTPN dan pihak PT Bridgestone untuk melakukan peningkatan jalan di situ. Namun, tidak salah kalau pemerintah cukup anggaran pemerintah yang menangani itu, ini kan persoalannya pelayanan masyarakat" ungkap Pahala Sitorus yang pernah menjabat anggota DPRD Kota Tebingtinggi selama 15 tahun itu di. kediamannya, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Kamis (8/1/2026).
Lebih lanjut dikatakannya, Anggota DPRD harus memiliki rasa empati yang mendalam terhadap masyarakat. Jangan karena daerah tersebut bukan daerah pemilihannya lalu tidak meras empati.
"Ada banyak sudut pandang yang berbeda khususnya bagi rekan-rekan yang saat ini masih aktif di DPRD. Tapi prinsipnya itu sama, Harusnya jangan
karena kita tidak berasal dari daerah pemilihan situ, kita tidak punya keperluan, kita tidak punya empati terhadap pembangunan jalan di situ"sebutnya.
Menurutnya, Jalan ini bukan semata hanya persoalanuntuk produktivitas, akan tetapi jalan ini harus diutamakan tentang keselamatan manusia.
"Apa yang dimaksud dengan keselamatan manusia, salah satunya kalau masyarakat di desa Nagaraja 1 dan sekitarnya dalam
keadaan sakit yang parah butuh pelayanan cepat ke rumah sakit, keluar dengan kondisi jalan hancur yang seperti itu, Ya mungkin sebelum sampai rumah sakit pasien sudah exit. Jadi, katakanlah dari segi produktivitas hasil pertanian itu tidak ada terus dikatakan jalan tidak produktif, itu tidak benar. Karena dibanding antara produktivitas hasil pertanian jauh lebih penting nyawa manusia"tandasnya.
Pahala mengatakan, dalam waktu dekat akan berdiskusi dengan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) terkait pembangunan jalan tersebut.
" Dalam waktu dekat, Saya akan berdiskusi dengan Bupati Serdang Bedagai yang juga sahabat saya, saya yakin Pak Bupati orang yang sangat peduli terhadap pembangunan infrastruktur. Apalagi beliau ini kan anak dari desa juga, jadi dia tahu bagaimana sulitnya berkendara kalau jalannya rusak.Saya akan sampaikan keluhan masyarakat di kampung halaman kelahiran saya itu"ungkapnya.
Ditegaskannya, dirinya tidak mau daerah kelahirannya tersebut menjadi daerah tertinggal yang tidak pernah mendapatkan pembangunan dari pemerintah.
" Ada waktunya nanti saya akan kembali turut serta membangun kampung halaman saya, dan saya juga tidak mau kampung halaman saya menjadi daerah tertinggal. Tapi yang pasti Nagaraja 1 kampung halaman saya, saya akan mendukung pembangunan di sana. Karena jalan adalah nadi kehidupan"tegasnya.
Pada kesempatan itu, Pahala juga menceritakan pengalamannya semasa kecil hingga remaja saat tinggal di Desa Naga Raja 1.
"Saya lahir di Desa Nagaraja 1, Saya sekolah SD di Nagaraja 1, saya sekolah SMPN Dolok Merawan. Jadi saya ingat betul, saya naik sepeda dari jalan itu selama 3 tahun. Dahulu angkutan umum ke Siantar maupun ke Tebingtinggi dari situ jalannya. Yang ke Siantar namanya Sinaraya dan yang ke Tebingtinggi namanya PMPS. saya ingat betul semua walaupun saya sudah lama tidak kesana. Kalau perbatasan kecamatan Dolok Merawan dengan Sipispis itu, ya Titi Sungai Ranggasan"ucapnya mengisahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Serdang Bedagai sebelumnya menyampaikan, Jalan tersebut akan tetap menjadi perhatian saat pemograman.
"Terima kasih atas asitensinya dan tetap menjadi perhatian saat pemograman kegiatan jalan tersebut dan mudah-mudahan secepatnya terealisasi bangunan di ruas jalan tersebut" ungkapnya. (Arm)
